[7 HABITS- KEBIASAAN] Dahulukan YANG UTAMA

Assalamu’alaikum wr wb,
Apakabar sahabat ayahucuB dimanapun anda berada, semoga keselamatan selalu menyertai kita semua…aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Kali ini saya akan melanjutkan berbagi pengetahuan tentang ‘7 habits’ Episode ke-5. Di sini saya akan membahas tentang Kebiasaan ke-3 dari 7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif, yaitu Dahulukan YANG UTAMA.
Apa yang dimaksud dengan Dahulukan YANG UTAMA, Mengapa Kebiasaan Dahulukan YANG UTAMA itu Penting, Bagaimana caranya Dahulukan YANG UTAMA? Mari kita mulai pembahasan.

Episode 05 – Kebiasan ke-3 Dahulukan Yang Utama

Sejenak coba anda tuliskan jawaban singkat atas pertanyaan ini:

  • Apakah 1 HAL yg dapat anda kerjakan (saat ini belum anda kerjakan) yg jika anda kerjakan secara konsisten akan membuat perbedaan POSITIF yang luar biasa pada hidup anda?
  • Apakah 1 HAL dalam bisnis atau profesi anda yg akan memberikan hasil serupa?

Sebelum membahas jawaban atas 2 PERTANYAAN tersebut, kita bahas perspektif KEBIASAAN KE-3 buah dari KEBIASAAN KE-1 KEBIASAAN KE-2.

  • KEBIASAAN KE-1, anda menyadari bahwa “ANDALAH SI PENCIPTA”, menggunakan KESADARAN DIRI, SADAR memiliki 4 ANUGERAH unik (Kesadaran Diri, Imajinasi, Suara Hati, Kehendak Bebas).
  • KEBIASAAN KE-2, anda menciptakan “CIPTAAN PERTAMA”, ciptaan MENTAL, Misi Hidup, menggunakan IMAJINASI dan SUARA HATI.
  • KEBIASAAN KE-3, anda menciptakan “CIPTAAN KEDUA”, ciptaan FISIK, Karya, menggunakan KEHENDAK BEBAS.

MANAJEMENkan dari KIRI, PIMPINLAH dari KANAN

Kekuatan dari Kehendak Bebas

Kemampuan untuk mengambil keputusan dan membuat pilihan bertindak sesuai dengan keputusan dan pilihan tersebut, bukan menjadi sasaran tindakan.

Tingkat sejauh mana kita telah mengembangkan KEHENDAK BEBAS dalam kehidupan sehari-hari diukur melalui INTEGRITAS Pribadi kita.

INTEGRITAS adalah Nilai yg kita berikan pada diri sendiri. Kemampuan untuk menjalankan apa yg kita katakan. Inti dari pertumbuhan PROAKTIF.

1 denominator yg dimiliki oleh semua orang sukses bukanlah kerja keras, nasib baik, atau hubungan yg baik, tetapi MENDAHULUKAN YG UTAMA.

Orang Sukses mempunyai kebiasaan mengerjakan hal-hal yang tidak suka dikerjakan oleh Orang Gagal. Mereka belum tentu suka mengerjakannya.

Mereka hanya memiliki Kekuatan Tujuan.

– E. M. Gray

4 Generasi Manajemen Waktu

KEAHLIAN I – MANAJEMEN WAKTU

Matrix MANAJEMEN Waktu

Orang orang yang EFEKTIF:

  • berada di luar KUADRAN III & IV karena GENTING atau tidak hal tersebut memang tidak PENTING,
  • mengurangi KUADRAN I dengan menghabiskan banyak waktu di KUADRAN II
  • pikirannya tertuju pada PELUANG bukan MASALAH

Sekarang coba kembali ke 2 PERTANYAAN awal pada ‘1 hal yg akan membuat perbedaan POSITIF yang luar biasa pada hidup anda?’

Aktivitas KUADRAN II memiliki dampak seperti itu.

6 Kriteria Cara Mengelola Kuadran II:

  1. Koheren, menyatukan aturan, tujuan dan prioritas.

  2. Seimbang, menjaga berbagai aturan/tugas sebelumnya, sehingga tidak diabaikan.

  3. Fokus pada kuadran II, Prioritas Mingguan, kuncinya adalah tidak memprioritaskan apa yang ada dalam jadwalmu, tapi menjadwalkan prioritasmu.

  4. Dimensi orang, pikirkan efisiensi ketika berkaitan dengan barang, namun pikirkan efektivitas ketika berkaitan dengan orang. Orang pertama yang mempertimbangkan efektivitas adalah dirimu sendiri. Jadwal adalah membagikan kepada orang-orang.

  5. Fleksibilitas, cara pengelolaan adalah pelayanmu, bukan gurumu.

  6. Portabilitas, mudah dibawa.

4 Aktivitas Kunci Dalam Mengelola Kuadran II:

  1. Identifikasi Peran
  2. Memilih sasaran, 2 atau 3 item untuk menyelesaikan setiap tugas, termasuk berapa lama waktu yang dibutuhkan dari sasaran dan pernyataan misi.
  3. Jadwal/Delegasi, termasuk kebebasan dan fleksibilitas untuk mengendalikan kejadian yang tidak terantisipasi dan kemampuan spontanitas.
  4. Adaptasi harian, respon setiap hari untuk kejadian, hubungan dan pengalaman yang tidak terantisipasi dengan cara yang bermakna.

Urutan praktisnya adalah pertama fokus pada hubungan-hubungan dan keduanya fokus pada waktu, karena orang lebih penting dari pada benda.

KEAHLIAN II – DELEGASI

Pengorganisasian Jangka Panjang

Pengorganisasian Mingguan

DELEGASI PENGURUSAN, Pengurusan (AMANAH)

  • Pengurusan berarti Pekerjaan dengan KEPERCAYAAN
  • Fokus pada HASIL, SDM yang memilih METODE sendiri
  • Memerlukan suatu kejelasan, saling perngetian di awal dan komitmen kepada harapan dalam lima area:
    1. Hasil yang diinginkan, tetapkan tujuan akhirnya, apanya bukan bagaimana mencapainya
    2. Patokan/Arahan, beri arahan prinsip dan batasannya
    3. Sumber Daya, siapkan sumber daya pendukungnya
    4. Penilaian, tetapkan standard kinerja
    5. Konsekuensi. tetapkan ‘buah’ nya

Kisah Stephen Junior

Dalam rapat keluarga diputuskan pembagian tugas, Stephen kecil (7 tahun) kebagian ‘Mengurus Pekarangan’. Ayah melatih terlebih dahulu Stephen secara menyeluruh agar mendapatkan gambaran jelas pekerjaannya. Target BERSIH dan HIJAU. Ayah menjelaskan bahwa Stephen adalah Bosnya. Ayah dalam hal ini adalah pembantu Stephen. Setelah memastikan Stephen praktek dan paham. Ayah melepas Stephen untuk bertanggung jawab.

Setelah seminggu berlalu Stephen tidak melakukan apapun. Ayah mengajaknya keliling pekarangan untuk melihat hasil kerja Stephen. Stephen menangis, ‘Susah sekali ayah.’ Ayah berkata, ‘Ada yg bisa ayah bantu.’ Stephen, ‘Ayah mau?’. Ayah, ‘Kesepakatan kita kan ayah sebagai Pembantumu. Ayah sempat sekarang.’

Akhirnya Stephen bergegas untuk menyelesaikan Tugasnya. Dan selanjutnya paling hanya meminta bantuan ayah sesekali. Bahkan ia memarahi kakak adiknya yang buang sampah sembarangan. Itulah KEKUATAN KEPERCAYAAN.

KEPERCAYAAN adalah bentuk tertinggi dari MOTIVASI manusia.

DELEGASI SURUHAN, Suruhan (MANDOR)

  • “Kerjakan ini, beritahu ketika sudah selesai!”
  • Fokus pada METODE, BAWAHAN harus mengikuti langkah langkah kerja yg ditentukan ATASAN
  • ATASAN bertanggung jawab sendiri atas hasilnya
  • Pengawasan 1 lawan 1 terus menerus

KEAHLIAN PENTING DALAM MANAJEMEN PRIBADI

PASIR, BATU, KERIKIL …

Bagaimana urutannya memasukan Pasir, Batu, Kerikil agar Toples dapat terisi paling penuh?

  • BATU ibarat hal hal yg PALING PENTING dalam hidup, seperti KESEHATAN, KELUARGA.
  • KERIKIL ibarat hal hal yg membuat hidup anda NYAMAN, seperti PEKERJAAN, RUMAH, MOBIL.
  • PASIR ibarat hal hal yg TIDAK TERLALU PENTING dalam hidup.

Jika PASIR masuk terlebih dahulu, maka tidak ada ruang untuk BATU dan KERIKIL.

Perhatikan segala sesuatu yang penting demi kehidupan yang bahagia. Prioritaskan kehidupan Anda sekarang dan bedakan antara ‘batu’, ‘kerikil’, dan ‘pasir’.

Demikian penjelasan tentang episode ‘Kebiasaan ke-3, Dahulukan Yang Utama‘ yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi sahabat. Lebih kurangnya mohon maaf.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

https://biolinky.co/ayahucub

Silahkan Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *